Teruntuk Hati yang sering kali Melukai dan Dilukai
Apa kabar kamu disana? lama kita tak bersapa, walaupun sejuata asa meminta untuk bersua tapi aku menahan diri untuk tidak kalah dengan nestapa kamu sehat? mungkin kata itu yang pertama akan ku ucap pertama, kita selalu tau bahwa kamu dan aku harapkan adalah kita sama-sama sehat, setelah sekian lama kita tidak beringat. sejak hari itu, kamu menjelma menjadi aksara yang memang ingin ku tulisakan dalam sajak yang selalu menjadi penikmat. hey, kira-kira sudah berapa waktu kita tak saling sapa? Hati kita pun merentang jarak Bertamulah curiga, ditipulah rindu lalu dengan angkuh kita membatu kepala, menagih maaf Sementara luka belum tahu di mana letaknya? Cukuplah sekali kita tak saling sapa Setelahnya kita harus saling paham kita cukup mengeja cara menjamu rindu. Aku gila, kamu amnesia. Kita sepakat pergi dari ingatan perihal sebuah rasa, dari deru menghentak-hentak dada. yah.. Malam ini, kita binasa,