CLUSTER HEADACHE

Namanya Keren yah, :D "CLUSTER HEADACHE" wkwk
3 tahun terakhir ini gua menderita(asik bahanya :p) penyakit yg super duper mengganggu banget.
Apa sih Cluster Headache, nih gua kasi tau, dari namanya aja udah ketauan Headache=Sakit kepala.
cuma yg membedakan sakit kepala biasa dgn yg satu ini adalah rasa sakitnya,gejalanya,dan waktu kumatnya.
diperkirakan cuma 1% orang didunia yg menderita penyakit ini, untuk lebih jelasnya nih gua rinciin, tp pake bahasa gua aja, biar  lebih mudah dimengerti :p

DEFINISI
 
Sakit kepala cluster adalah satu dari tipe sakit kepala yang paling menyakitkan. Ciri yang mencolok dari sakit kepala cluster adalah sakit kepala ini terjadi dalam siklus atau rangkaian, gejala sakitnya dari yang mingguan ke bulanan, kalo yg gua alamin siklus bulanan, maksudnya gini, sakitnya tuh mucul tiap bulan, dan tiap bulan itu sakitnya bisa seminggu lebih, sakitnya muncul tiba2 dan berhentinya juga tiba2,
Beruntungnya, sakit kepala cluster adalah hal yang langka dan tidak mengancam nyawa.(Alhamdulilah) Pengobatan bisa membantu membuat lamanya serangan jadi lebih pendek dan sakit yang lebih sedikit.
ya, berhubung ga mungkin tiap sakit gua kedokter, jadi gua tangani dengan obat warung atau kalo lagi parah bgt sakitnya gua beli obat apotik

GEJALA
 
Sakit kepala cluster menyerang dengan cepat, biasanya tanpa peringatan. Tanda dan gejala khususnya adalah: •    Sakit yang mengerikan, biasanya terdapat pada atau sekitar mata, tapi dapat merambat pada area lain di wajah, kepala, leher dan pundak. •    Sakit pada satu sisi •    Kegelisahan •    Keluar air mata secara berlebihan •    Mata merah sebagai efek samping •    Lendir atau basah pada lubang hidung sebagai efek samping pada wajah •    Berkeringat, kulit pucat pada wajah •    Bengkak di sekitar mata sebagai efek samping pada wajah •    Ukuran pupil yang mengecil •    Kelopak mata yang layu
Sakit pada sakit kepala cluster sering digambarkan sebagai rasa sakit yang tajam, menusuk atau membakar. Orang dengan kondisi ini berkata bahwa rasa sakit terasa seperti alat pengorek api yang panas pada mata atau bola mata serasa terdorong keluar. Orang dengan sakit kepala cluster muncul kegelisahan, menyukai kecepatan atau duduk dan berayun maju mundur untuk menenangkan rasa sakit. Beda dengan orang dengan migrain, orang dengan sakit kepala cluster biasanya menghindari posisi berbaring karena dapat meningkatkan rasa sakit.

see? bisa dibayangkan sakitnya? ditahun2 awal gua terserang ni penyakit, pikiran gua udah parno bgt,
segala kangker otak, sinusitis, sampe guna2 -_- bahkan nyokp gua nyaranin untuk beribat ke org pinter, karna waktu gua kedokter si dokter bilang gua ga ada dianogisi sakit apa2, test darah? City Scan? hasilnya nihil. Sampe suatu saat ke dokter specalis Syaraf, baru deh gua tau ternya ini Cluster Headache.
btw, Lanjut..
Periode kronis mungkin berlanjut lebih dari setahun, atau periode berhentinya mungkin berakhir lebih singkat dari sebulan.
Saat periode cluster: •    Sakit kepala terjadi setiap hari, terkadang beberapa kali sehari. •    Satu serangan dapat terjadi dari 15 menit sampai 3 jam. •    Serangan terjadi pada waktu yang sama setiap 24 jam. •    Serangan biasa terjadi antara jam 9 malam dan jam 9 pagi.
 Rasa sakit biasanya berkhir tiba-tiba seperti munculnya, dengan cepat intensitasnya berkurang. Setelah serangan, banyak orang bebas sepenuhnya dari rasa sakit akan tetapi muncul perasaan lelah.

Penyebab
 
Penyebab pasti sakit kepala cluster tidak diketahui, tetapi ketidak normalan pada hypothalamus sepertinya berperan. Serangan cluster terjadi seperti rutinitas harian, dan siklus periode cluster sering mengikuti musim dalam setahun. Pola ini menunjukkan pola jam biologis tubuh terlibat. Pada manusia, jam biologis tubuh terdapat pada hypothalamus, yang berada di dalam pada tengah otak. Ketidaknormalan hypothalamus menerangkan waktu dan siklus alami sakit kepala cluster. Penelitian mendeteksi peningkatan aktifitas pada hypothalamus menajdi sumber sakit kepala cluster.


 Faktor lain yang mungkin juga terlibat adalah: •    Hormon. Orang dengan sakit kepala cluster memiliki ketidaknormalan tingkat hormon tertentu, seperti melatonin dan cortisol, terjadi saat periode cluster. •    Neurotransmitter. Berubahnya tingkat beberapa reaksi kimia yang membawa impuls syaraf pada otak (neurotransmitter), seperti serotonin, mungkin memiliki peran dalam tumbuhnya sakit kepala cluster.
 Tidak seperti migrain atau sakit kepala karena ketegangan, sakit kepala cluster umumnya tidak berkaitan dengan pemicu seperti makanan, perubahan hormon atau stress. Tapi sekali periode cluster mulai, mengkonsumsi alkohol dapat dengan cepat memicu pecahnya sakit kepala. Untuk alasan ini, banyak orang dengan sakit kepala cluster menghindari alkohol pada saat durasi periode cluster. Pemicu lain yang mungkin juga termasuk adalah penggunaan obat medis, seperti nitroglycerin, obat yang digunakan untuk penyakit jantung.
 

Pengobatan simtomatik termasuk :

1. Oksigen
Menghirup oksigen 100 % melalui sungkup wajah dengan kapasitas 7 liter/menit memberikan kesembuhan yang baik pada 50 sampai 90 % orang-orang yang menggunakannya. Terkadang jumlah yang lebih besar dapat lebih efektif. Efek dari penggunaannya relatif aman, tidak mahal, dan efeknya dapat dirasakan setelah sekitar 15 menit. Kerugian utama dari penggunaan oksdigen ini adalah pasien harus membawa-bawa tabung oksigen dan pengaturnya, membuat pengobatan dengan cara ini menjadi tidak nyaman dan tidak dapat di akses setiap waktu. Terkadang oksigen mungkin hanya menunda daripada menghentikan serangan dan rasa sakit tersebut akan kembali.
2. Sumatriptan
 Obat injeksi sumatriptan yang biasa digunakan untuk mengobati migraine, juga efektif digunakan pada cluster headache. Beberapa orang diuntungkan dengan penggunaan sumatriptan dalam bentuk nasal spray namun penelitian lebih lanjut masih perlu dilakukan untuk menentukan keefektifannya.
3. Ergotamin
Alkaloid ergot ini menyebabkan vasokontriksi pada otot-otot polos di pembuluh darah otak. Tersedia dalam bentuk injeksi dan inhaler, penggunaan intra vena bekerja lebih cepat daripada inhaler dosis harus dibatasi untuk mencegah terjadinya efek samping terutama mual, serta hati-hati pada penderita dengan riwayat hipertensi. 
4. Obat-obat anestesi lokal
 Anestesi lokal menstabilkan membran saraf sehingga sel saraf menjadi kurang permeabel terhadap ion-ion. Hal ini mencegah pembentukan dan penghantaran impuls saraf, sehingga menyebabkan efek anestesi lokal. Lidokain intra nasal dapat digunakan secara efektif pada serangan cluster headache. Namun harus berhati-hati jika digunakan pada pasien-pasien dengan hipoksia, depresi pernafasan, atau bradikardi. 

Prognosis
  1. 80 % pasien dengan cluster headache berulang cenderung untuk mengalami serangan berulang.
  2. Cluster headache tipe episodik dapat berubah menjadi tipe kronik pada 4 sampai13 % penderita.
  3. Remisi spontan dan bertahan lama terjadi pada 12 % penderita, terutama pada cluster headache tipe episodik.
  4. Umumnya cluster headache adalah masalah seumur hidup. :(
  5. Onset lanjut dari gangguan ini teruama pada pria dengan riwayat cluster headache tipe episodik mempunyai prognosa lebih buruk 

Pencegahan
Dikarenakan penyebab sakit kepala cluster tidak diketahui, anda tidak dapat mencegah kejadian pertamanya. Bagaimanapun, strategi pencegahan krusial untuk mengatur sakit kepala cluster karena memperlakukannya dengan obat-obatan akut sama saja tidak berguna. Pencegahan dapat menolong mengurangi risiko dan tingkat keparahan serangan dan risiko peningkatan sakit kepala. Pencegahan dengan pengobatan medis dapat juga meningkatkan efektifitas pengobatan medis akut. Sebagai tambahan, anda dapat mengurangi risiko terkena serangan dengan menghindari nikotin dan alkohol, yang sering mempercepat sakit kepala cluster.


Sumber :
http://norma07dp.wordpress.com

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Just because we don't talk anymore

aku manusia laknat

Tidak Dicintaimu