Karena aku sudah terlanjur mencintaimu, seperti rahim yang tak mungkin menelan lagi anaknya. Sekalipun laba-laba telah membangun sarangnya dalam hatimu, sesungguhnya aku tidak ingin keluar atau biarlah di dalamnya aku disekap! Dengan nafas yang terengah-engah, teriring isak yang tersandung-sandung di tenggorokan, inilah aku yang betapa ingin membangkitkanmu yang tergeletak. Mungkin ini garis terberat aku mencintaimu. Ada baiknya aku memohon ampun, mengakui kelemahan, menjunjung tinggi belas kasihan dan tak lupa berterima-kasih. Sayang, aku tidak hanya ingin sekadar ada, tetapi siap dan lagi bisa. Bila lengah mata melihat atau lelah pundak memikul, ketahuilah langkahku tetaplah engkau! Aku ingin terlempar untuk membentur bola matamu, lalu terus menggelinding di atas tiap esokmu. Bagiku, wajah yang dipukul telak masih lebih ringan daripada tidak dipeluk kamu di saat-saat seperti ini. Karena tidak dicintaimu adalah sesuatu yang baru, yang membuatku merasa asing di antara segala hati yan...
semua orang tertawa melihatku memilihmu, mereka berkata "apa yang kau lihat dari dia? bahkan jalan saja dia butuh bantuan? bagaimana bisa dia membahagiakanmu?" aku tertawa dan menjawab "semua hal, yg tak bisa kalian lihat!" aku sudah terbiasa bersikap tuli, bahkan pada ibuku sendiri, tidakk, bukan aku menentangnya sayang, aku cuma mengulur2 waktu biar kita buktikan pada mereka, kau bisa! aku hanya ingin mereka tau bahwa bahagia itu bukan ada pada mereka yg sempurna. tp pada kita yg tidak sempurna namun bahagia dgn ke-tidak-sempurna-an yg kita miliki. aku bukanlah seorang anak bangsawan,bukan anak seorang pejabat atau pun anak seorang yg kaya raya. maksudku, apa hak ku untuk memilih2 siapa yg bisa menjadi pndampingku. bila cinta itu jatuh padamu. maka kamulah. aku tak ingin rumit2 menafsirkan bagaimana cinta itu. kau yg merasakannya sayang, tak perlu kau bertanya, nikmati saja. aku ingin kau mengerti, tak perlu kau merendah diri, kau pantas untukku, se...
calon suami ku itu bukan seorang lelaki mapan seperti calon suami kalian. tapi insa allah, aku akan menemani dia sampai dia menjadi seseorang yg mapan kelak. pernikahanku mungkin tak akan semegah dan semeriah pernikahan kalian . tapi insa allah pernikahanku kelak akan menjadi pernikahan yg sangat membahagiakan bagiku walau amat sederhana. karna demi allah, aku mencintainya dan tak sedikitpun aku ingin mempersulit dan memberatkan calon suamiku untuk mempersunting ku. karna Rasullah SAW bersabda "sebaikbaiknya mahar adalah yg paling mudah " .a little think.
Komentar